Sunday, February 15, 2009

Sayang sama Bude



Maen maen sama Bude emang menyenangkan.... Sayang Bude hanya bisa datang setiap dua minggu sekali. Habis mau bagaimana lagiiiii, rumah Bude kan jauuuuuuhhhh.... :(

Saturday, February 14, 2009

Ngantukkkkk.....




Video diambil 20 Desember 2008

Kalo aku mengantuk, aku hanya bisa rewel. Maafkan aku ya, Ayah, Bunda....

Friday, February 13, 2009

Namaku Akbar




Video diambil bulan 24 Januari 2009

Ngapain sih pada panggil panggil akuuuuu...
Aku kan malu jadinyaaaaaa....

Thursday, February 12, 2009

Makan Yang Lain Dong....



Ayah,

Aku sekarang sudah besar. Beratku sudah bertambah. Panjangku juga. Hmmm, mungkin karena susu yang kuminum itu. Aku juga sudah tak cukup minum 120 cc saja sekarang. Terkadang aku minta tambah. Maaf ya Ayah. Karena minumku banyak, sekarang aku bisa menghabiskan 5 kaleng susu setiap bulannya. Habis mau bagaimana lagi. Aku tidak tahan lapar sementara tangisanku begitu keras sehingga membuat Ayah dan Bunda sedih dan langsung membuatkan susu tambahan lagi untukku hanya agar aku tidak menangis lagi.

Seandainya aku sudah bisa makan seperti Ayah dan Bunda, aku ingin sekali bisa makan empek-empek dan mie ayam kesukaan Bunda dan steak sirloin kesukaan Ayah. Saat ini aku hanya bisa memandangi makanan-makanan enak yang disantap oleh Ayah dan Bunda. Hmmm, sebetulnya aku kepingiiiin sekali. Air liurku menetes dan mataku terpaku pada lahapnya Ayah dan Bunda memakan makanan-makanan tadi.

Untungnya Bunda sangat pengertian. Setelah membaca di buku dan bertanya kepada teman sesama dokter, aku sudah boleh memakan buah. Sedikit-sedikit tentu. Misalnya jeruk yang dikupas dan juringnya kuisap-isap. Sangat melelahkan karena aku hanya bisa makan sedikit saja. Mudah-mudahan Bunda akan memberikan lebih banyak lagi buah padaku. Aku sukaaa sekali buah. Satu buah jeruk bisa kuhabiskan dalam 10 menit saja. Hebat kan?

Ayah, nanti kapan-kapan aku dibelikan buah yang lain yah. Aku kan sudah besar. :)

Wednesday, February 11, 2009

Monday, February 9, 2009

Kalau Aku Mengantuk


Bunda,

Sekarang kalau aku mengantuk, aku paling suka posisi tengkurap. Rasanya gimanaaaaa gitu. Lagipula, sudah ngantuk-ngantuk begini, mana aku kuat menyangga kepalaku. Nah, kalau posisi tengkurap kan enak tuh? Tinggal taruh kepala di kasur, beres deh.

Kalau mengantuk, biasanya aku menangis. Habisnya, suka ngga tahan sih, Bunda. Bingung aku ini. Mau tidur kok ngga bisa-bisa. Tapi sekarang aku sudah bisa tidur sendiri lho. Ngga usah digendong dan dieyong-eyong. Ditengkurapin, ditepuk-tepuk pantatku. Sebentar kemudian, dijamin aku akan segera pulas.

Kalau aku tidur, Bunda dan kakak Ijah bisa istirahat. Lagipula kalau aku tidur, aku ngga bete seharian. :) Jangn bosan-bosan tepuk-tepuk pantatku ya.

Udah ah, segitu dulu ya, Bunda. Lain kali aku sambung lagi.

I Am Sleepy